Sinema

Sinopsis Midnight Mass Netflix – Season 1

imdb

Netflix kembali menayangkan film horor berseri Midnight Mass setelah trilogy fear street yang sempat booming. Film Midnight Mass karya Mike Flanagan ini terdiri dari beberapa episode. Season pertama yang baru dirilis Netflix terdiri dari tujuh episode.

Perubahan

Film Midnight Mass berlatar sebuah pulau kecil bernama Crockett yang berpopulasi kurang dari 200 orang, Riley Flynn (Zach Gilford) seorang eksekutif muda harus mendekam di dalam penjara akibat perbuatannya menabrak seorang gadis hingga tewas. Selepas bebas ia memutuskan untuk balik ke kampung halamannya di Crockett. Kedatangan Riley dibarengi juga dengan kedatangan seorang pendeta muda, Paul (Hamish Linklater) yang bertugas mengganti Monsiyur Pruitt yang telah lama memimpin gereja di pulau itu. Datangya Paul membawa banyak perubahan di Crockett, apalagi ketika pendeta muda itu berhasil menyembuhkan Leeza (Annarah Cymone) yang selama ini duduk dikursi roda hingga bisa berjalan lagi, kejadian itu dipercaya sebagai suatu mukjizat. Gereja yang semula sepi mulai ramai kembali dipenuhi oleh jemaat, baik untuk datang melihat atau mendengarkan kutbah Paul.

Sejumlah kucing mati terdampar di pinggiran pantai dengan cara yang tidak wajar. Beberapa penduduk juga sempat melihat sosok seperti burung terbang di malam hari. Dan yang paling mengherankan adalah sembuhnya para jemaat yang selama ini sakit. Hal ini terjadi pada ibu dari Dr Sarah (Annabeth Gish) yang tengah mengalami dimensia dan sakit-sakitan. Sarah menyaksikan sendiri perubahan sang ibu yang kian hari semakin muda. Kejadian ini membuat Sarah penasaran, apalagi sang ibu selalu mendapat pemberkatan dari Paul. Berbekal sampel darah dari sang ibu, Sarah menelitinya dan mendapati bahwa darah ibunyalah yang membuat ia menjadi muda. Namun dari semua itu ada konsekuensi yang harus dibayar yakni darah yang akan bereaksi dengan ekstrem apabila terpapar langsung sinar matahari.

Hilangnya Riley

Sementara itu, satu persatu penduduk pulau hilang secara misterius. Mulai dari Joe yang pemabuk hingga Bill si bandar narkoba. Hilangnya Joe membuat Riley menanyakan langsung kepada Paul, mengingat mereke berdua sama-sama conseling dengan pendeta itu. Paul mengatakan bahwa Joe pergi mendadak untuk menemui adiknya di daratan, padahal Riley tahu bahwa adik Joe telah lama meninggal dunia. Mengetahui Paul berbohong, Riley lantas pulang kerumah untuk berganti pakaian menemui pacarnya, Erin (Kate Siegel). Di perjalanan, ia melihat pintu tempat conseling terbuka. Ia menyaksikan pendeta Paul bersimpuh, sementara sesosok hitam tengah berdiri di depan meja. Sesaat Riley masuk, sosok berdiri itu menyerangnya, Riley pun tak sadarkan diri.

Erin yang khawatir akan keberadaan Riley, menanyakan kepada kedua orang tua pria itu. Ia juga melaporkan hilangnya Riley kepada Sherif Hassan. Sampai suatu malam, ia terkejut karena Riley tengah berdiri didepan rumahnya. Riley mengajak Erin untuk berbicara empat mata atas menghilangnya dirinya. Awalnya Erin tidak mempercayai perkataan Riley sampai akhirnya tubuh pria itu terbakar menjadi abu.

Malam kebangkitan

Erin menemui Dr Sarah dan Mildred, ibunya, atas kejadian yang menimpa Riley. Mereka bertiga menemui Sherif Hassan untuk meminta bantuan. Sherif Hassan tidak bisa berbuat banyak, apalagi Ali, anaknya, akan datang menghadiri misa Paskah di gereja setelah tergoda oleh kemukjizatan Paul. Mereka akhirnya memutuskan berangkat ke gereja untuk menyaksikan yang apa yang disebut sebagai misa malam. Dan benar saja, banyak yang datang berkumpul di gereja. Pendeta Paul dibantu staf gerejanya, Bev Keane mulai mempertontonkan apa yang mereka yakini sebagai “mukjizat” ini. Mulai dari menghidupkan orang yang telah mati setelah minum racun, sampai menghadirkan sosok mahluk yang diyakini Paul sebagai malaikat.

Sambil menyeret sang anak, Sherif Hassan terkejut saat melihat sosok tersebut berjalan menuju altar. Semua jemaat, termasuk Erin dan Sarah terdiam diliputi rasa was-was apa yang akan terjadi. Sherif menembakan pistolnya tepat ke dahi Paul, pendeta itu pun mati. Suasana di dalam gereja menjadi panik sesaat Bev membagikan minuman kepada para jemaat. Sebagian mengerang kesakitan akibat minuman yang ternyata racun pestisida tersebut walau beberapa menit kemudian mereka kembali bangkit dalam keadaan segar dengan tatapan liar. Melihat kejadian itu, Erin dan kawan-kawan yang tidak mimum, melarikan diri ke ruangan lain. Di ruangan ini mereka melihat Bev tengah bersembunyi pula, tanpa basa basi Erin menembak Bev tepat mengenai perutnya, perempuan halu itu pun mati.

Dari abu menjadi abu

Erin, Sarah dan Sherif berhasil melarikan diri dan bersembunyi sembari menyusun siasat untuk membakar semua rumah mengingat semua penduduk telah berubah menjadi vampir. Sherif membakar tempat konseling namun tindakannya keburu ketahuan oleh Bev dan yang lain, sedangkan Dr Sarah ditembak saat sedang menuang bensin. Melihat anaknya tertembak, sang ibu bersama Paul berniat untuk menghidupkan kembali Sarah. Namun Sarah menolaknya dengan memuntahkan darah yang diberikan Paul untuknya. Nasib Erin tak kalah menyedihkan, ia tertangkap mahluk itu untuk diihisap darahnya. Saat sekarat, Erin mencoba mengoyak sayap mahluk itu dengan pisau yang dibawanya saat melarikan diri. Usahanya berhasil, mahluk itu tidak bisa terbang tinggi dan kesulitan untuk terbang jauh.

Remember we are dust, and to dust we shall return

Riley Flynn

Semua rumah dan tempat berlindung telah musnah terbakar, tidak ada tempat berlindung lagi buat mereka yang telah menjadi vampir. Tanpa disadari fajar mulai terbit, semua sibuk menyelamatkan diri, termasuk Bev yang panik dengan berusaha menggali pasir. Sherif Hassan berhasil mengajak Ali untuk shalat shubuh sebelum akhirnya Ali terbakar menjadi abu, sedangkan Paul dan Mildred duduk bertiga menanti ajal mereka sembari memegang jasad anak mereka, Sarah.

Pulau Crockett yang tadinya hijau berubah menjadi bara api dengan asap hitam membumbung tinggi, debu sisa pembakaran berterbangan dan menempel di tubuh dua orang yang berhasil selamat dengan menaiki perahu. Mereka adalah Leeza dan Waren.

Click to rate this post!
[Total: 1 Average: 4]