Sinema

Review Jasper Jones – Menguak Misteri Pembunuhan Di kota Rasis

Jasper Jones

Plot

Film Jasper Jones mengambil latar Australia barat tahun 1969 disebuah kota kecil Corrigan dengan penduduknya yang masih kalap dengan para pendatang, Charlie Bucktin (Levi Miller) adalah anak laki-laki yang sedang beranjak dewasa yang sedang mencoba memahami persoalan dunia sampai suatu ketika kejadian yang tak terduga mengubah cara pandangnya. Suatu malam, ia didatangi oleh Jasper Jones (Aaron McGrath), seorang anak keturunan suku Aborigin yang meminta bantuannya untuk menyelidiki kematian Laura Wishart yang telah menghilang selama beberapa hari dari rumahnya. Laura ditemukan tak bernyawa dengan tubuh tergantung dengan tali milik Jasper.

Bukan tanpa alasan jika Jasper meminta pertolongan Charlie, Jasper menganggap Charlie sebagai orang buangan, sama seperti dirinya. Yang membedakan mereka berdua adalah Charlie “terbuang” dari pergaulan sedangkan Jasper terbuang karena status sosialnya. Ayahnya seorang pemabuk , bahkan Ia sendiri tidak mengetahui bagaimana rupa ibunya yang telah meninggal. Jika orang-orang tahu bahwa Laura tewas di dekat pondok miliknya, pastilah ia akan menjadi tersangka utama. Atas usulan Jasper, mereka menyembunyikan mayat Laura di danau, sambil meminta agar Charlie menyelidiki siapa pembunuh Laura.

Salah satu adegan Jasper
Adegan Charlie & Jasper saat bertemu Mad Jack

Veteran perang yang menjadi tersangka utama

Kecurigaan Jasper lalu mengarah kepada Mad Jack Lionel (Hugo Weaving), seorang veteran perang yang pernah  melihatnya saat berjalan bersama Laura.  Rumor di kota pun mengatakan bahwa ia adalah seorang pembunuh karena kecanduannya menghilangkan nyawa musuh saat berperang. Charlie akhirnya menyanggupi permintaan Jasper untuk mencari pembunuhnya. Ia lalu berjumpa dengan adik mendiang Laura, Eliza (Angourie Rice) di sebuah perpustakaan hingga keduanya berteman dekat. Sembari meminjamkan sebuah buku kepada Charlie, Eliza bercerita mengenai kakaknya sebelum ia menghilang. 

Sementara itu, hilangnya Laura membuat seisi kota Corrigan menjadi panik. Walau Charlie mengetahuinya tapi ia tidak bisa mengungkapkannya. Namun ini bukanlah satu-satunya kebenaran yang ditemukan Charlie, di tengah perjalanannya berusaha mengungkap kematian Laura ia menyadari bahwa Corrigan penuh dengan intrik dan kejahatan lainnya. Rasisme yang jelas ketara terhadap para pendatang, termasuk yang terjadi pada Jasper dan Jeffrey Lu (Kevin Long), sahabatnya, serta sikap negatif mereka terhadap orang Aborigin adalah sesuatu yang mengganggu Charlie.

Jasper ponting the rifle

Rahasia keluarga yang terkubur

Karena kadung telah menuduh Mad Jack sebagai pembunuh Laura, Jasper menuju rumah orang tua itu ditemani Charlie yang hendak mengambil tas miliknya yang sempat tertinggal disana. Jasper menodongkan moncong senapan ke dada Mad Jack. Dengan tenang, Jack bercerita bahwa dirinya tidaklah seperti yang dituduhkan orang-orang. Lewat cerita Mad Jack pula, Jasper akhirnya mengetahui siapa dirinya yang sesungguhnya. Belakangan diketahui, bahwa ibu kandung Jasper; Rossie adalah menantu dari Mad Jack dan ini berarti ia adalah cucu dari orang tua itu. Pada satu kesempatan, perlahan Charlie mengambil tas miliknya yang tertinggal di rumah itu sambil berlari menuju rumah Eliza meninggalkan dua keluarga yang terasing itu berdua. Charlie, meminta Eliza untuk mengikutinya ke danau dengan maksud memberi tahu apa yang sebenarnya telah terjadi terhadap Laura. Sesampai di sana, Charlie menceritakan apa yang sebenarnya terjadi kepada Eliza perihal kakaknya. Eliza juga akhirnya mengungkapkan alasan mengapa Laura mengambil jalan pintas untuk mengakhiri hidupnya.

Diam-diam Jasper menyelinap dan menghampiri mereka berdua. Hingga akhirnya perlahan penyebab kematian Laura mulai terungkap. Lewat surat yang disimpan di buku yang dipinjam Charlie, Laura mengungkapkan kekecewaanya pada Jasper serta perlakuan menyimpang ayahnya terhadap dirinya.

Konklusi

Sebenarnya film ini akan menjadi jauh lebih menarik jika sang sutradara mengeksplorasi elemen-elemen utama yang ada di film ini. Di awal film dimulai dengan narasi singkat dari Charlie, namun tidak berlanjut disepanjang film, yang tentu saja menjadikan film ini tidak konsisten. Alur cerita film ini juga penuh dengan pertanyaan yang tidak terjawab. Mengapa Jasper memutuskan Charlie sebagai yang dimintai tolong, namun mereka berdua sama sekali tidak memiliki sejarah pertemanan? Dan mengapa begitu sederhananya bagi ia untuk menghindari pihak berwenang.

Dengan hanya mengelabui penjaga ia bisa meloloskan diri? Atau yang paling mendasar sekali ialah saat pencarian hilangnya Laura, mengapa polisi tidak pernah sampai ke danau tempat tubuh Laura dibuang. Rachel Perkins memang tidak memvisualisasikan secara detail film seperti novelnya, namun setidaknya yang menjadikan film ini cukup layak untuk dijadikan tontonan ialah kekuatan akting para bintangnya. Hugo Weaving tidak perlu dipertanyakan lagi. Toni Collete, pemeran ibu Charlie kualitas aktingnya cukup kuat untuk memerankan seorang desperate housewive yang terkungkung di sebuah kota kecil. Atau Kevin Long yang menurut saya sangat pas memerankan tokoh Jeffry, sahabat Charlie.

Director  : Rachel Perkins
Writers    : Shaun Grant, Craig Silvey
Stars         : Hugo Weaving, Toni Collete, Angorie Rice, Aaron McGgrath
PG-13
Drama, Mysteri
01:45
2017
Click to rate this post!
[Total: 1 Average: 3]