Produk

Review Singkat Lamy Safari Petrol Fountain Pen

Halo, pada tulisan ini saya mau berbagi pengalaman mengenai fountain pen Lamy Safari Petrol. Pena ini sebenarnya suda dirilis empat tahun lalu. Namun demikian, masih ada pedagang yang menjualnya di pasaran. Kebetulan sewaktu melihat pena ini di salah satu ecommerce, kepincut untuk membelinya. Yang lebih menggembirakan lagi ialah pena ini dijual dengan harga dibawah rata-rata jenis yang sama.

Material

Nib dengan desain simple namun kokoh dan nyaman

Hampir secara keseluruhan pena ini terbuat dari bahan plastik. Mulai dari tutup (cap), pegangannya hingga badan (barrel). Hanya pengait saku (clip) nya saja yang berbahan logam. Untuk warnanya sendiri bisa saya bilang hijau gelap. Pemilihan warna menjadi salah satu ciri khas Lamy itu sendiri, mereka merilis setiap pena dengan warna-warna reguler, seperti hitam, kuning atau merah. Sedangkan warna warna yang tak lazim diperuntukan sebagai edisi terbatasnya. Untuk edisi Petrol ini Lamy hanya mengeluarkan dua warna saja, hijau tua kegelap-gelapan serta warna hitam.

Berat

Secara keseluruhan bobot pena ini berkisar di angka 17 graman.

First Impression

Lamy Safari Petrol memiliki bagian pegangan semi-segitiga dengan dua sisi datar yang melengkung ke arah ujung pena untuk menciptakan tempat istirahat yang nyaman untuk jari saat menulis. Desain ini menjadikan Lamy sebagai pegangan tulisan yang “benar”. Hal ini memastikan bahwa ujung pena selalu berada dalam kontak optimal untuk memaksimalkan aliran tinta. Yang paling saya sukai mengenai pena ini adalah keamanan aliran pena saat terkena goncangan-goncangan. Tidak seperti merek tetangga yang saya baru beli beberapa waktu lalu, Lamy Petrol mengutamakan kenyamanan dan keamanan dari segi aliran tintanya.

Bonus converter saat pembelian

Terbukti ketika saat menguncangkan pena ini secara vertikal tinta yang dipakai di pena tidak merembes keluar.

Harga yang ditawarkan memang relatif jauh dibawah harga pasaran. Dengan uang 229 ribu rupiah saja, saya sudah bisa membawa pena ini mungkin karena tahun pembuatannya yang sudah 2017 silam. Lamy juga menyertakan converter kit tinta selain cartridge bawaan dengan tinta birunya.

Yang tidak disukai

Bisa dibilang secara keseluruhan Lamy Safari Petrol sudah memenuhi kriteria sebagai fountain pen yang nyaman dan aman. Hanya satu hal yang saya tidak sukai yaitu cartridge bawaannya yang sedikit oglek ketika dipasang, seperti lubang cartridgenya kebesaran sehingga saya harus mengganjalnya terlebih dulu agar kokoh. Beruntung hal ini tidak terjadi pada cartridge converternya.

Demikian ulasan singkat saya tentang Lamy Safari Petrol 2017.

Percobaan menggunakan Lamy pen di kertas A4, ternyata media juga mempengaruhi daya serap tinta

Semoga bermanfaat.

Click to rate this post!
[Total: 1 Average: 4]