Press "Enter" to skip to content

Posts published in “opinion”

Idih om masih memblokir Netflix, hoax yang dihembuskan haters Teh kokom dan anak-anaknya

Sebagai penyedia layanan streaming film global, Netflix mulai hadir di Indonesia sejak Januari 2016. Koleksi film dan serial televisi yang ditawarkanpun telah mencapai lebih lima ribu konten pada tahun 2018. Salah satu keunggulan provider layanan streaming ini dibanding yang lainnya adalah tingkat orisinalitas film yang ditawarkan.

Penyedia layanan streaming yang berpusat di negeri Paman Sam ini kehadirannya telah membawa angin segar di dunia hiburan tanah air. Sebelum kehadiran Netflix, memang telah ada provider yang menyediakan layanan streaming film-film yang berkualitas lainnya. Sebut saja seperti Ill fix, Fook, Ciu atau Catplay. Sayangnya, tidak semua film-film mereka mampu mengakomodir genre yang diinginkan saya. Tentu untuk menikmati layanan streaming ini memerlukan koneksi internet yang stabil.

Sebagai pelanggan jasa layananan internet Idih om milik Teh kokom, sepertinya saya wajib kecewa untuk bisa menonton tayangan film-film “sekelas” Netflix ini. Bayangkan saja, operator yang satu ini masih memblokir Netflix. Sebenarnya bisa saja saya menyaksikan film-film Netflix lewat koneksi internet idih om melalui Vpn, konsekuensinya koneksi terasa lambat karena harus singgah di host lain belum lagi tingkat keamanan vpn yang masih rentan.

Operator-operator lain memang tidak mengharamkan Netflix. Terus terang saja, saya juga berlangganan internet dari provider lain dengan kuota berbatas. Hanya menurut saya tidaklah elok jika sudah berlangganan internet Idih om masih juga berlangganan internet di tempat lainnya. Belum lagi harus merogoh kocek untuk membeli kuota.

Yang lebih mengerikan adalah saat membaca sebuah berita di situs Ce EEn yang menduga adanya kecurangan Teh kokom. Sekedar informasi, dugaan kecurangan semakin menguat lantaran anak usaha Teh kokom bekerja sama dengan layanan streaming lain. Teh kokom memang saat ini bekerja sama dengan Fook sedang Idih home dengan ill fix yang notabene saya kurang suka karena film-filmya tidak up-date. Sekilas nampak sekali peran Teh kokom dan Idih om untuk selalu bersama dengan Fooq dan ill fix.

Semoga saja dugaan kecurangan tersebut hanyalah hoax semata yang sengaja dihembuskan oleh para haters Idih om dan Teh kokom sehingga pada nantinya Teh kokom dan Idih om segera membebaskan para pelanggannya untuk bisa menonton konten-konten Netflix.

Mengawal netralitas KPU di Pemilu 2019

Hari pencoblosan memang sudah usai, namun hiruk pikuknya masih mewarnai sampai saat ini. Belum lagi saat puncaknya nanti ketika Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengumumkan siapa yang bakal menjadi pemenang dengan mendapat perolehan suara terbanyak dan berhak menduduki kursi Presiden dan Wakilnya pada tanggal 22 Mei nanti. Selain KPU, sebagai lembaga resmi milik pemerintah, ada pula elemen institusi lain yang merekapitulasi perhitungan tadi. Walau bukan merupakan institusi resmi, namun rekapitulasi perhitungannya kerap dijadikan rujukan oleh masing-masing pasangan calon. Dan yang paling sering menjadi perhatian dan polemik adalah perbedaan hasil perhitungan. Terlebih lagi, jika perbedaan tersebut cukup signifikan yang tentu saja dapat merugikan salah satu kontestan peserta.

(more…)

Holdernya patah mas brot!

Beberapa minggu lalu saya pernah membuat review mengenai holder merk Tekini yang diklaim tahan getar. Tapi ternyata setelah saya pakai beberapa hari, kenyataan malah sebaliknya. Holdernya ini malah patah pada bagian sambungan holder ke bracket di spion. Wajar dong kalau saya cuma kasi 3 bintang saja.

Sesuai dengan analisa saya saat pertama kali mencoba holder ini. Bagian sambungan antara penopang holder dengan bracket sangat rentan patah. Dan ternyata tidak meleset. Walau saya bukan ahlinya bidang fisika yang mempelajari ilmu gaya tekan, untuk mengetahui kekuatan serta ketahanan alat ini tidak harus menjadi ahli dibidang keilmuan tadi.

Sambungan yang rentan
Bagian sambungan antara bracket dengan holder
Dibagian ini patahnya mas brot


Untungnya saat tragedi ini, ponsel tidak terjatuh. Getaran yang intens membuat holder ini sangat rentan. Buat teman-teman yang mau beli holder ini ada baiknya mempertimbangkan secara matang agar tidak mengalami kejadian yang saya alami.

Ini bisa jadi pelajaran buat kita semua sebagai konsumen. Jika hendak membeli suatu barang yang kelihatannya secara on-line cukup muantap ada baiknya mempertimbangkan masukan yang ada. Itu bisa didapat melalui ulasan dari para konsumen sebelumnya yang telah membeli barang tersebut. Apakah barang tersebut layak dibeli atau tidak? Jangan sampai kita menyesal telah membeli barang dengan harga yang mahal namun tidak disertai dengan kualitas barang yang setara dengan harga.

Ost yang menghiasi adegan di film Captain Marvel

Film Captain Marvel memang sedang diputar dibioskop-bioskop Indonesia awal Maret ini. Dari semua perbincangan tentang superhero yang satu ini adalah setting yang dipakai difilm yakni sekitar tahun 90 an. Era dimana radio dan walkman merupakan barang yang terbilang amaze buat anak-anak remaja saat itu. Sedangkan kaset video masih jaya-jayanya sebelum digantikan piringan cakram laser disc. Dan yang lebih menarik lagi adalah perkembangan musik saat itu yang masih kental bernuansa alternatif dan R&B. Berikut lagu-lagu yang sempat mengisi film Captain Marvel di beberapa adegannya.

  1. Whatta Man – Salt n Pepa. Saat Carol Danvers jatuh di Block buster rental dan bertemu dengan security mall lagu ini sempat terdengar.
  2. Connection – Elastica. Sewaktu Carol mengetik di warnet.
  3. Only Happen When It Rain – Garbage. Lagu yang sempat dipopulerkan oleh Shirley Manson sebagai vokalis Garbage mengiringi saat Carol mencuri sebuah motor setelah keluar dari warnet.
  4. Waterfalls – TLC. Lagunya diputar saat Carol Danvers dan Nick Furry berkendara untuk mencari informasi mengenai proyek PEGASUS.
  5. Man on The Moon – R.E.M. Ketika mereka melarikan diri dari kejaran agen SHIELD dari fasilitas PEGASUS.
  6. Come as You Are – Nirvana. Lagu ini terdengar ketika Carol Danvers diinterogasi dan masuk ke alam bawah sadarnya dan bertemu dengan Supreme Intellegence.
  7. Just A Girl – No Doubt. Kalau yang ini diputar saat Carol bertarung dengan pasukan Kree dengan melepaskan kekuatan yang selama ini tersembunyi dalam dirinya.
  8. Celebrity Skin – Hole. Lagu ini diputar setelah film berakhir sesaat kredit pertama muncul.

Nah itu tadi beberapa soundtrack yang sempat menghiasi disepanjang adegan di film Captain Marvel. Cukuplah buat bernostalgiaan kembali ke era 90 an.