Press "Enter" to skip to content

Posts published in “opinion”

Perpanjang STNK di Gerai Samsat Blok M Square – nggak pakai ribet

Setiap tahun bagi pemilik kendaraan bermotor diwajibkan untuk membayar pajak kendaraannya. Biasanya pemilik kendaraan bermotor ini membayar pajak kendaraan atau perpanjang STNK ( pengesahan STNK) melalui Samsat Induk atau melalui gerai-gerai di titik-titik lokasi tertentu yang telah dikondisikan keberadaannya. Salah satu gerai perpanjang STNK yang menurut saya cukup cepat dari segi pelayanannya adalah yang terletak di kawasan Blok-M Square Jakarta Selatan. Gerai Samsat ini melayani pengesahan STNK dan SIM Roda 2 dan Roda 4 yang telah habis masa berlakunya.

Alur pengesahan STNK R2 dan R4 mulai tahap datang sampai pulang
(more…)

Netflix sudah bisa dinikmati pelanggan Indihome & Telkomsel, tapi…

Per tanggal 7 Juli 2020, tayangan Netflix sudah bisa diakses melalui jaringan Indihome dan Telkomsel. Seolah tidak percaya akhirnya saya tes juga melalui jaringan Telkomsel ini. Apa benar berita yang sedang ramai-ramainya itu? Pasalnya selama ini operator media telekomunikasi tersebut memang menyatakan tidak akan membuka akses Netflix dengan berlatar alasan konten.

Sebagai alat persaingan ampuh operator

Bisa dibilang bahwa Netflix merupakan alat persaingan antar operator seluler untuk merebut hati para pelanggannya. Dari sekian banyak operator yang beroperasi di Indonesia, hanya Telkom Group saja yang masih memblokir tayangan dari Netflix dengan dalih konten yang ada di Perusahaan tersebut tidak sejalan dengan visi Telkom. Dan kini terlihat Telkom akhirnya harus “menyerah”mengikuti seperti operator lain yang terlebih dahulu membuka akses Netflix.

Bicara konten, kita memang bisa filter dengan batasan usia. Masalahnya apakah standar usia yang layak tonton atau tidak seragam antara negara kita dengan luar?

(more…)

Idih om masih memblokir Netflix, hoax yang dihembuskan haters Teh kokom dan anak-anaknya

Sebagai penyedia layanan streaming film global, Netflix mulai hadir di Indonesia sejak Januari 2016. Koleksi film dan serial televisi yang ditawarkanpun telah mencapai lebih lima ribu konten pada tahun 2018. Salah satu keunggulan provider layanan streaming ini dibanding yang lainnya adalah tingkat orisinalitas film yang ditawarkan.

Penyedia layanan streaming yang berpusat di negeri Paman Sam ini kehadirannya telah membawa angin segar di dunia hiburan tanah air. Sebelum kehadiran Netflix, memang telah ada provider yang menyediakan layanan streaming film-film yang berkualitas lainnya. Sebut saja seperti Ill fix, Fook, Ciu atau Catplay. Sayangnya, tidak semua film-film mereka mampu mengakomodir genre yang diinginkan saya. Tentu untuk menikmati layanan streaming ini memerlukan koneksi internet yang stabil.

Sebagai pelanggan jasa layananan internet Idih om milik Teh kokom, sepertinya saya wajib kecewa untuk bisa menonton tayangan film-film “sekelas” Netflix ini. Bayangkan saja, operator yang satu ini masih memblokir Netflix. Sebenarnya bisa saja saya menyaksikan film-film Netflix lewat koneksi internet idih om melalui Vpn, konsekuensinya koneksi terasa lambat karena harus singgah di host lain belum lagi tingkat keamanan vpn yang masih rentan.

Operator-operator lain memang tidak mengharamkan Netflix. Terus terang saja, saya juga berlangganan internet dari provider lain dengan kuota berbatas. Hanya menurut saya tidaklah elok jika sudah berlangganan internet Idih om masih juga berlangganan internet di tempat lainnya. Belum lagi harus merogoh kocek untuk membeli kuota.

Yang lebih mengerikan adalah saat membaca sebuah berita di situs Ce EEn yang menduga adanya kecurangan Teh kokom. Sekedar informasi, dugaan kecurangan semakin menguat lantaran anak usaha Teh kokom bekerja sama dengan layanan streaming lain. Teh kokom memang saat ini bekerja sama dengan Fook sedang Idih home dengan ill fix yang notabene saya kurang suka karena film-filmya tidak up-date. Sekilas nampak sekali peran Teh kokom dan Idih om untuk selalu bersama dengan Fooq dan ill fix.

Semoga saja dugaan kecurangan tersebut hanyalah hoax semata yang sengaja dihembuskan oleh para haters Idih om dan Teh kokom sehingga pada nantinya Teh kokom dan Idih om segera membebaskan para pelanggannya untuk bisa menonton konten-konten Netflix.

Mengawal netralitas KPU di Pemilu 2019

Hari pencoblosan memang sudah usai, namun hiruk pikuknya masih mewarnai sampai saat ini. Belum lagi saat puncaknya nanti ketika Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengumumkan siapa yang bakal menjadi pemenang dengan mendapat perolehan suara terbanyak dan berhak menduduki kursi Presiden dan Wakilnya pada tanggal 22 Mei nanti. Selain KPU, sebagai lembaga resmi milik pemerintah, ada pula elemen institusi lain yang merekapitulasi perhitungan tadi. Walau bukan merupakan institusi resmi, namun rekapitulasi perhitungannya kerap dijadikan rujukan oleh masing-masing pasangan calon. Dan yang paling sering menjadi perhatian dan polemik adalah perbedaan hasil perhitungan. Terlebih lagi, jika perbedaan tersebut cukup signifikan yang tentu saja dapat merugikan salah satu kontestan peserta.

(more…)