Press "Enter" to skip to content

Kamera ponsel mulai mengancam kamera DSLR?

Semakin canggihnya teknologi telepon seluler (ponsel) telah membawa perubahan gaya hidup para pemakainya. Pada mulanya telepon seluler hanyalah sebuah piranti alat telekomunikasi saja. Berbicara, berkirim pesan melalui teks atau mendengarkan musik. Kini, sejalan perkembangan teknologi yang semakin pesat, ponsel menjadi salah satu alat yang dijagokan untuk berbagai urusan, termasuk juga memotret. Salah satu andalan dari sebuah ponsel yang saat ini sedang ramai dibicarakan adalah fitur kameranya.

Sejak pertama kali diciptakan di Jepang, ponsel berkamera mengalami evolusi secara signifikan. Mulai dari kerapatan pixel gambar yang dihasilkan atau juga jumlah lensa yang terpasang di kamera belakangnya dengan beragam fungsi masing-masing lensa. Lantas, apakah dengan beragam fungsi yang ditawarkan kamera ponsel ini telah siap menggantikan kamera DSLR yang saat ini juga mulai dibayang-bayangi oleh mirrorless?

Kualitas 

Dari segi kualitas foto yang dihasilkan oleh kamera ponsel, tercatat beberapa ponsel yang hasil foto dihasilkan tidak kalah dengan foto yang dihasilkan oleh kamera dslr. Sebut saja Huawei Honor 9 dengan dual cameranya dengan dual phase autophocus yang berfungsi saat anda ingin mengambil gambar dari objek lebih jauh, kamera bisa langsung menyesuaikan fokus. Jika beberapa detik kemudian mengganti ke obyek lebih dekat, sensor dengan cekatan mengubah fokus lagi. Atau sebut saja kamera ponsel Samsung Galaxy Note 8 dengan kualitas kamera bokehnya. Seri Iphone 7 dengan lensa lebar seta ponsel lain seperti LG G4 atau Oppo F1 Plus. Untuk kamera ponsel lain yang berfitur setara dengan dslr selebihnya bisa dilihat disini.

galaxy note 8 pic
contoh foto yang diambil dg kamera ponsel Galaxy Note 8

Fleksibiltas 

Memang, jika dilihat kepraktisannya, kamera ponsel lebih mudah dibawa kemana-mana. Dengan bobot yang ringan serta ukuran yang relatif kecil, penggunaan kamera ponsel dinilai lebih ringkas dan mudah dalam membagikan langsung hasilnya, terutama ke media sosial. Bisa mengetik dan melakukan hal lain hanya dengan satu tap dan cepat. Tapi harus diingat, ada kamera dlsr atau mirrorless yang mempunyai fitur share media sosial pula.

Tujuan penggunaan

Kamera ponsel cenderung lebih banyak digunakan untuk mengabadikan momen-momen secara spontan. Mengabadikan saat perjalanan di destinasi wisata. Atau juga untuk merekam aktivitas sehari-hari tanpa harus repot mensetting piranti tersebut. Sedangkan kamera dslr atau mirrorless cenderung digunakan untuk mereka yang mempunyai hobi fotografi atau mereka yang bekerja dengan mengandalkan kamera sebagai perlengkapan aktivitasnya.

Kesimpulan

Apakah keberadaan kamera dslr atau mirrorless semakin tergerus oleh kamera ponsel yang semakin canggih? Saya rasa belum saatnya. Ada fitur lain yang tak kalah penting yang hanya dimiliki oleh kamera dslr, dan fitur ini belum terlihat di benamkan di kamera ponsel. Saat anda memotret dengan menggunakan dslr, apakah perlu menetapkan pengaturan terlebih dahulu? Kamera ponsel ditujukan untuk mereka yang tidak mau repot setting sana sini untuk memotret. Tidak demikian untuk dslr, yang dipakai buat mereka yang menyukai hasil gambar yang akan dihasilkan nanti dengan berbagai variasi. Bagimanapun juga, kedua kamera ini mempunyai segmentasi tersendiri buat para penggunanya. Bagi yang ingin praktis tanpa harus ber ribet ria, silahkan pilih kamera ponsel. Buat mereka yang menginginkan hasil keindahan secara natural dengan berbagai variasi, silahkan pilih dslr atau mirrorless.

 

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *